Header Ads

4 Manfaat SIUP saat Menggunakan Rumah Bali sebagai Markas Usaha Niaga

Usaha di bidang perdagangan menjadi presentase tertinggi berdasarkan minat warga Indonesia. Terkhusus bila Anda memiliki rumah Bali. Hampir semua macam produk yang bisa dijual akan laku keras di Bali.

Ini adalah fakta dan jelas bukan hal yang dilebih-lebihkan. Memiliki tanah di Bali merupakan sebuah keuntungan besar. Tapi perlu diingat bahwa meskipun tanah tempat tinggal Anda legal, tetapi pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) wajib ada. Kenapa?

1. Agar Usaha Anda Diakui Negara

Pengakuan dari negara itu besar dampaknya. Berapa banyak pengusaha yang kena pinalti gara-gara tidak bikin SIUP? Banyak sekali. Dominasi para pelanggarnya ada di pedesaan. Namun, berbeda kasusnya di Bali. Sebab, hampir semua tanah di Bali sangat berpotensi untuk usaha dagang.

Ketika usaha perdagangan Anda sudah dapat izin dari pemerintah, maka semuanya beres. Berapa pun besar usaha Anda pun tidak akan ada ancaman penutupan sepihak. Ada kasus sama yang dialami oleh pengusaha kecap dan saus. Kedua produk ini memang terbukti laku keras di pasaran. Tetapi CEO-nya tidak bikin SIUP.

Perusahaan ilegal itu terus mengalami perkembangan. Produk-produknya juga telah tersebar begitu luas. Namun pada akhirnya, pihak pemerintah turun tangan. Pada waktu para pekerjanya tengah mengolah bahan-bahan dari saus, seketika mereka semua kena PHK. Sebab, perusahaan ditutup sepenuhnya gara-gara tidak izin.

Teguran ini dilakukan agar pelaku usaha mana pun wajib menghormati pemerintah. Sebab, masyarakat tidak tahu apa saja bahan-bahan yang sebenarnya. Rupanya, bahan yang digunakan untuk bikin saus dan kecap di perusahaan itu sangat berbahaya. Nah, fungsi SIUP juga bisa melindungi produk yang dijual dari kemungkinan bahaya itu.

2. Memudahkan untuk Masuk ke Pasar Global

Menjual produk ke pasar global menjadi impian pedagang mana pun. Namun untuk kegiatan ekspor-impor, tentu saja memerlukan perizinan pemerintah. Maka dari itu, pelaku usaha di bidang perniagaan yang ilegal tidak akan pernah menjangkau pasar global. Jadi, ya cuma berkutat di daerah sendiri saja. Belum juga nanti kena ciduk.

Ketika bisnis semakin kuat dan besar, memasarkan produk ke mancanegara sangat potensial mendatangkan hasil. Terlebih lagi jika Anda mampu bekerja sama dengan baik. Para investor pun tidak akan ragu-ragu lagi menanamkan saham mereka di perusahaan dagang Anda.

3. Kredibilitas akan Naik Tajam di Mata Masyarakat

Rumah Bali yang legal saja tidak cukup. Usahanya juga harus. Masyarakat Indonesia sudah cerdas-cerdas. Mereka tidak akan mempan jika disodori produk abal-abal, meskipun gratis. Adapun yang mempan, mungkin mereka yang belum tahu dampak negatifnya. Hampir sama dengan perizinan rumah, usaha dagang yang terverifikasi akan mudah mendatangkan pelanggan.

Anda tentu tidak akan merasa khawatir soal ciduk-terciduk gara-gara tidak izin. Soalnya, mata masyarakat sangat tajam. Begitu mereka mendapati ada produk ilegal yang tidak beres, mereka tidak segan-segan melaporkannya ke pihak berwajib. Koordinasi dan pemerintah hari ini sangat baik. Jadi, jangan main-main, ya.

Persaingan di pasar memang sangat diperlukan, bahkan wajib sifatnya. Tetapi bersaing dengan sehat, ya. Kalau dengan cara-cara curang seperti tidak bikin SIUP, yang sakit nanti Anda sendiri. Belum pula ada kemungkinan bisa merugikan masyarakat secara luas.

4. Anda akan Punya Keleluasaan Usaha untuk Semua Tingkatan

Tingkatan dalam usaha dagang kira-kira ada 4. Pertama, namanya usaha mikro. Usaha bisa disebut mikro jika keuntungan bersihnya tidak lebih dari 50 juta. Itu keuntungan bersih, ya. Selain biaya-biaya sepanjang perawatan dan pengolahannya. Untuk menjalankan usaha mikro juga diperlukan SIUP.

Kedua, usaha kecil. Usaha ini berada pada keuntungan bersih senilai lebih dari 50 juta dan kurang dari 500 juta. Ketiga, usaha menengah. Jika keuntungan bersih yang Anda dapat lebih dari 500 juta dan kurang dari 10 miliar, maka wajib bikin SIUP menengah. Terakhir, usaha besar. Tentu saja yang punya keuntungan lebih dari 10 miliar.

Adanya pembedaan biaya pembuatan SIUP ini sudah berdasarkan logika dan ketetapan pemerintah. Kenapa tidak disamakan saja? Gawat. Sebab, para pelaku usaha besar menengah-besar, biasanya akan terus menambah gedung untuk usaha. Sementara capaian luas gedung dan jangkauan pasar yang luas juga perlu izin dari pemerintah.

Jadi, besaran untuk biaya SIUP per kategori seperti di atas tentu berbeda. Sesuai dengan tingkatan luasnya jangkauan usaha perdagangan yang dikelola. Ada yang lebih menguntungkan lagi. Jika Anda punya SIUP, maka akan dapat undangan setiap kali pemerintah mengadakan suatu pelelangan. Pelelangan apa? Apa saja.


Pembuatan SIUP ini dikenakan berdasarkan nama usaha dagang, ya. Bukan per seorangan. Tapi yang bertanggung jawab tetap CEO-nya. Mengingat pemilik usaha dagang dan rumah Bali mayoritas taat dengan pemerintah, maka Anda juga berperilaku yang sama. Standar mereka sudah kelas internasional. Selamat beradaptasi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.